Agenda Promosi Sygma Daya Insani

Iman Mutiara

Iman Mutiara

Jum'at, 15 Februari 2019 16:13 WIB | 1215 Views

Iman adalah mutiara di dalam hati manusia Yang meyakini Allah Maha Esa, Maha Kuasa Tanpamu iman bagaimanalah merasa diri hamba padaNya Tanpamu iman bagaimanalah menjadi hamba Allah yang bertaqwa Iman tak dapat diwarisi Dari seorang ayah yang bertaqwa Ia tak dapat dijual-beli Ia tiada di tepian pantai Walau apapun caranya jua Engkau mendaki gunung yang tinggi Engkau berentas lautan api Namun tak dapat jua dimiliki Jika tidak kembali pada Allah #Raihan_Iman_Mutiara Disaat ajal kan datang menjelang, malaikat Izrail mainkan peran, jasad terbujur tubuhpun meregang, Allahuakbar janji-Nya tlah datang. Tiada lagi tempat pertolongan, hanya iman yang diandalkan

Iman adalah mutiara di dalam hati manusia Yang meyakini Allah Maha Esa, Maha Kuasa Tanpamu iman bagaimanalah merasa diri hamba padaNya Tanpamu iman bagaimanalah menjadi hamba Allah yang bertaqwa Iman tak dapat diwarisi Dari seorang ayah yang bertaqwa Ia tak dapat dijual-beli Ia tiada di tepian pantai Walau apapun caranya jua Engkau mendaki gunung yang tinggi Engkau berentas lautan api Namun tak dapat jua dimiliki Jika tidak kembali pada Allah #Raihan_Iman_Mutiara Disaat ajal kan datang menjelang, malaikat Izrail mainkan peran, jasad terbujur tubuhpun meregang, Allahuakbar janji-Nya tlah datang. Tiada lagi tempat pertolongan, hanya iman yang diandalkan. Jangan sampai ini kau rasakan, sebelum sempat kau melakukan perbaikan. Ibumu, ayahmu, anak2mu, sahabatmu, hartamu, jabatanmu tiada yang bisa membantu. Semua akan diminta pertanggung jawaban. Sunyi sepi engkau rasakan hanya ada cacing tanah sebagai teman, sendirian dalam kegelapan, menunggu adakah yg akan datang untuk menemani. Bulan pertama kepergianmu, masih ada kiriman doa dari istri dan anak2mu. Bulan ke dua kepergianmu, terdengar sesekali kiriman doa dari keluargamu. Bulan ke tiga kepergiaanmu, gersang, tandus bagaikan di padang pasir kau kehausan menanti doa2 dari orang2 terdekatmu. Bulan berganti tahun, kau menangis tersedu2 sampai tidak lagi keluar suaramu, tidak ada lagi air matamu menanti bantuan doa dari orang2 yang kau sayangi dahulu. Terlihat penyesalan tiada tara di wajahmu, mengapa dulu aku asik dengan duniaku?? Mengapa dulu aku tidak mempersiapkan diriku?? Mengapa dulu aku tidak mendidik anak2ku menjadi anak yang soleh sebagai penolongku di akhir hayatku?? Masih banyak mengapa2 yg lain... Ayah bunda, biarlah bersusah2 mendidik anak kita sekarang. Biarlah air mata dan lelah jadi saksi untuk kita di akhirat nanti agar ia bisa menjadi anak yang soleh. Anak istrimu adalah aset untuk mu. Jangan biarkan ia lena dan leka oleh dunia. Yang akan membuatmu mempertanggung jawabkan semua itu di akhir nanti. Jadikan dia aset emas mu, penolong mu di saat kau susah di kehidupan abadi nanti. #SelfReminder #BukuPintarImanIslam #BukuPremium #SygmaDayaInsani Buku bagus wa.me/2682163679447 atau bisa pesan langsung di www.lannasari.sdi.id

Agenda Promosi Lainnya