Informasi SDI Sygma Daya Insani

Eksplorasi Kecerdasan ala Gardner

Eksplorasi Kecerdasan ala Gardner

Oleh Sygma Daya Insani | Selasa, 09 September 2014 10:37 WIB | 63748 Views

Howard Gardner, setelah bertahun-tahun masa pengamatan dan penelitian menemukan bahwa kecerdasan manusia bersifat majemuk dan karena itu tidaklah cukup diukur berdasarkan skala IQ semata. Pada 1983 dia memetakan sedikitnya delapan jenis kecerdasan. Dari kesemua tipe, mana yang nampak menonjol pada d

Howard Gardner, setelah bertahun-tahun masa pengamatan dan penelitian menemukan bahwa kecerdasan manusia bersifat majemuk dan karena itu tidaklah cukup diukur berdasarkan skala IQ semata. Pada 1983 dia memetakan sedikitnya delapan jenis kecerdasan. Dari kesemua tipe, mana yang nampak menonjol pada diri anak Anda?
Cerdas Bahasa
Si cerdas bahasa ini menonjol kemampuannya dalam hal menggunakan bahasa untuk mendeskripsikan peristiwa, membangun kepercayaan dan kedekatan, mengembangkan argumen, memaparkan retorika, serta mengungkapkan ekspresi. Indikasi yang umum terlihat pada si cerdas bahasa antara lain: pintar mengolah kata, pandai bicara, gemar bercerita, juga betah membaca. Cerdas Logika dan Matematika
Si cerdas logika dan matematika ini gemar berhitung, senang menggunakan angka dalam mendeskripsikan sesuatu, dan cenderung menjelaskan dan menganalisa berbagai hal dengan urutan logis. Anak-anak dengan kecerdasan ini punya minat yang bersar terhadap kegiatan eksplorasi, juga eksperimen. Mereka sering bertanya tentang berbagai fenomena yang dilihatnya dan menuntut penjelasan logis dari setiap pertanyaan yang mereka ajukan itu.
Cerdas Gambar dan Ruang
Si cerdas gambar dan ruang seringkali dikenali sebagai sosok yang kreatif imajinatif karena cenderung berfikir secara visual, yaitu membayangkan, merangkai dan menggambarkan sesuatu di dalam pikiran. Anak-anak dengan kecerdasan ini lebih tertarik pada penjelasan bergambar, suka menjelaskan sesuatu dengan gambar, dan mampu menelaah, menganalisa kejadian atau memecahkan masalah dengan membayangkan ruang, bentuk, pola, warna maupun sejumlah rangkaian di dalam khayalan internal mereka.
Cerdas Musik
Si cerdas musik punya kepekaan tinggi terhadap suara, nada, melodi, ritme dan irama. Anak-anak dengan kecerdasan musikal menonjol mudah mengenali dan mengingat nada, cepat merangkai kata-kata menjadi lagu, pandai memadukan lirik dengan nada dan melodi, terampil menciptakan kreasi-kreasi musik dan cenderung cepat terampil menguasai alat musik. Anak cerdas musikal juga sering menggumam atau bersenandung saat berpikir, menganalisa dan memecahkan masalah.
Cerdas Tubuh
Si cerdas body kinetis ini dalam kesehariannya tampak dinamis, tangkis dan energik. Mereka terampil mengolah tubuh, mengkoordinasi gerakan serta cenderung mudah saja dalam mengontrol keseimbangan. Anak-anak dengan kecerdasan tubuh di atas rata-rata ini dalam kegiatan sehari-hari saat bermain, bersosialisasi, belajar bahkan berpikir cenderung menyukai kegiatan fisik, banyak bergerak, serta menyentuh, berjalan atau berpindah.
Cerdas sosial
Si cerdas sosial memang menonjol kemampuan bersosialisasinya. Mereka gampang menjadi dekat dengan orang lain, cepat memahami perasaan, pikiran dan tingkah laku orang lain, pandai berempati, senang menjalin hubungan sosial dan mampu menggunakan beragam cara berinteraksi untuk membina hubungan. Anak-anak yang menonjol kecerdasan sosialnya senang berteman dan mudah bekerjasama dengan teman-temannya. Tak jarang mereka juga muncul sebagai pemimpin atau ketua kelompok karena senang dan mampu mengorganisasi orang lain.
Cerdas Diri
Si cerdas diri adalah sosok yang menonjol kemampuan penilaian akan diri sendirinya. Mereka nampak seperti si perenung. Itu dikarenakan mereka menyadari dan mengetahui dengan baik kekuatan dan kelemahan diri mereka dan karena itu mereka mengorganisasi kekuatan dan kelemahan diri mereka itu untuk menentukan tujuan, melakukan tindakan, serta mengekspresikan pandangan pribadi. Anak yang kecerdasan intrapersonal yang menonjol memiliki kepekaan perasaan yang tinggi dalam berbagai situasi namun mampu mengendalikan diri dalam situasi konflik, sebab dia tahu bagaimana menempatkan dirinya di tengah lingkungan sosial.
Cerdas Alam
Si cerdas alam memang memiliki kepekaan yang tinggi terhadap alam dan lingkungan. Anak-anak dengan kecerdasan naturalis yang menonjol ini sangat tertarik mengamati detil alam sekitar seperti bumi, ruang angkasa, tumbuhan, hewan bahkan keunikan manusia. Mereka juga nampak menikmati keadaan benda-benda, juga tertarik dengan cerita dan pembelajaran yang berkaitan dengan fenomena alam. Selain delapan jenis kecerdasan ini, sejak 1999 Gardner juga mengenalkan beberapa bentuk kecerdasan lain, yaitu Cerdas Eksistensial dan Cerdas Spiritual. Orang dengan kecerdasan eksistensial menurut Gardner punya kecenderungan banyak memikirkan dan mempertanyakan segala sesuatu mengenai keberadaan manusia, arti kehidupan, arti kematian, serta segala realitas yang dihadapinya. Anak-anak dengan tingkat kecerdasan eksistensial tinggi penuh keingintahuan tentang bagaimana kehidupan bertahun-tahun yang lalu, mengapa manusia ada di bumi, apakah ada kehidupan di planet lain, kemana makhluk hidup setelah mati, dan berbagai pertanyaan sejenis. Sementara Cerdas Spiritual lebih berkaitan dengan pemaknaan seseorang pada kehidupan dan hubungannya dengan pencipta alam semesta. Namun khusus untuk dua tipe kecerdasan terakhir ini Gardner mengaku masih banyak pihak yang memperdebatkannya sebagai bagian dari tipe kecerdasan. Sumber: Majalah Ummi Edisi Spesial Juni  Agustus 2008 / 1429 H