Informasi SDI Sygma Daya Insani

Keajaiban Enzim

Keajaiban Enzim

Oleh Sygma Daya Insani | Jum'at, 31 Juli 2015 09:09 WIB | 66102 Views

sygmadayainsani.co.id - Keajaiban Enzim - Dialah Allah tiada Tuhan selain Dia. Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dialah Allah, tiada Tuhan selain Dia, Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Pemelihara kesehatan, Yan

sygmadayainsani.co.id - Keajaiban Enzim - Dialah Allah tiada Tuhan selain Dia. Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dialah Allah, tiada Tuhan selain Dia, Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Pemelihara kesehatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Maha suci Allah dari yang mereka persekutukan. Dialah Allah yang menciptakan, Yang Mengadakan, Yang membentuk rupa, Yang mempunyai nama-nama yang paling indah. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di Bumi. Dan Dialah yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (QS AL Hasyr, 59: 22 : 24)
Assalamu'alaikum, apa kabarnya setelah libur lebaran kemarin? Apakah semuanya sehat, atau malah ada sakit? Sakitnya biasanya diakibatkan salah dalam pola makan setelah selesai shaum Ramadhan. Nah, Sygma Daya Insani (SDI) akan berbagi pengetahuan yang sangat erat kaitannya dengan pencernaan kita, yaitu enzim. Kehadiran enzim-enzim ini penting karena protease adalah enzim yang mengurai protein selama proses pencernaan. Apa sebetulnya itu enzim. Enzim adalah protein yang memiliki struktur protein dengan ciri-ciri struktur tiga dimensi protein yang unik. Oleh karena itu enzim melekat dengan mudah pada molekul lain dan ikut serta dalam berbagai reaksi. Enzim dalam tubuh makhluk hidup bertindak seolah-olah sadar dan cerdas, bak manusia yang awas. Enzim melakukan apa saja demi menjadikan tubuh manusia bermetabolisme dan sehat. Oleh karena itu, enzim-enzim tidak mungkin bergabung membentuk rangkaian yang benar secara kebetulan.
Fakta bahwa molekul-molekul yang berperilaku secara sadar dalam tubuh memperlihatkan bahwa hal itu adalah karya Pencipta Yang Mahaagung. Setiap struktur dan setiap molekul dalam tubuh makhluk hidup adalah karya Allah, Pencipta segala sesuatu. Oleh karena itulah, semua struktur begitu saling sesuai dan saling bergantung. Allah-lah, Tuhan semesta alam, yang menciptakan berbagai organisme dalam bentuk terbaiknya, memberi mereka karakteristik, menganugerahi mereka kerumitan yang mengagumkan, bahkan pada unsur terkecilnya, dan menciptakan mereka dengan keanekaragaman yang kaya. Tidak ada maujud yang diciptakan dapat memunculkan benda elok untuk dibandingkan dengan aneka keajaiban yang diciptakan-Nya, atau juga membuat tatanan sempurna dan serasi seperti yang dihasilkan-Nya. Tidak ada kecerdasan di muka Bumi, tidak ada teknologi, tidak ada kekuasaan dapat menghasilkan sistem-sistem hidup yang diciptakan oleh Allah bersama mekanisme sempurnanya. Itu karena setiap kesempurnaan yang kita lihat adalah kecakapan Allah, ciptaan Allah, dan kekuatan agung-Nya. Namun bicara enzim, tentu tidak hanya ada pada bab pencernaan kita saja. Namun pada bagian lain pun enzim memiliki peranan penting, seperti sistem kekebalan tubuh pada proses penyembuhan luka dengan sistem penggumpalan darah, pengolahan pangan, dan proses dalam berbagai jenis industri seperti detergen, tekstil, kertas dan kulit. Enzim merupakan penciptaan yang luar biasa dari Allah Swt. Terlihat sepele, tetapi memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Kalau masih penasaran bagaimana keajaiban enzim itu sangat bermanfaat untuk kehidupan kita.
Kejaiban Enzim lebih lengkap di Buku Ensiklopedia Mukjizat Al Quran dengan judul Keajaiban Enzim pada paket buku Ensiklopedia Mukjizat Ilmiah Al Qur'an dan Hadits (EMIAH). Selain memperkaya pengetahuan ilmiah, kita insya Allah akan semakin dekat dengan tadabur mengingat keagungan Allah Swt. Mereka (para malaikat) menjawab, Mahasuci engkau, tiada yang kami ketahui selain dari yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sungguh Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. (QS Al Baqarah, 2:32)