Inspirasi Sygma Daya Insani

Rindu Rasul

Rindu Rasul

Oleh DENIK PUSVITA MAYASARI (SLC) | Sabtu, 08 Desember 2018 20:09 WIB | 1347 Views

Rindu kami padamu Ya Rosul

Rindu kami padamu Ya Rosul Rindu tiada terkira Berabad jarak, darimu Ya Rosul Namun terasa di hati Cinta ikhlasmu, pada manusia Bagai cahaya surga Dapatkah kami membalas jasamu? Secara bersahaja Dapatkah kami membalas jasamu? Secara bersahaja Shalawat yang dulu diajarkan oleh guru ngajiku saat di TPA, kembali ku dengar saat aku berjalan melintasi suatu masjid. Bulan ini adalah bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi, setiap malam hampir bergiliran setiap masjid dan musholla yang mengadakan Maulud. Jika maulid adalah perihal hari kelahiran, maka maulud adalah objek yang dimaksud. Maka, pembahasan soal maulud ini adalah pembahasan yang hampir setiap waktu kita dengarkan di setiap kajian, yaitu membahas tentang baginda Rasulullah saw. Dulu, saat masih di bangku SD, tiap kali ada kegiatan maulud, diriku pasti terlelap saat mendengar ceramah Pak Ustadz, entah syeitan macam apa yang menggelayuti mataku, tapi rasanya sungguh berat, hingga sampai saat ini pun yang paling aku ingat saat maulud diwaktu kecil adalah mengantuk di masjid saat ceramah. Betapa parahnya diriku saat itu. Astaghfirulloh.. Padahal kalau aku membaca sirah nabi, baru sampai pada saat Rasul menerima wahyu, rasanya bibir ini kelu, dan pundak tak terasa terguncang serta pipi pun basah, membayangkan bagaimana saat itu Rasul menerima amanah yang begitu berat sampai-sampai beliau ingin terjun dari puncak gunung. Ya Nabi salam 'alayka Ya Rosul salam, salam 'alayka Ya Habib salam 'alayka Sholawatulloh 'alayka

Inspirasi Lainnya
Produk Pilihan

Paket Muhammad Teladanku (MUTE).

Detail
Rekomondasi Blog