Parenting dan Anak Sygma Daya Insani

Renungan Malam: "Bolak Balik"

Renungan Malam: "Bolak Balik"

Oleh administrator | Sabtu, 15 Oktober 2016 12:27 WIB | 23744 Views

Orangtua dari balita ... maafkan kami ya, Nak. Kami terpaksa menyerahkan dan membesarkanmu hanya dengan pembantu di rumah saat kamu masih balita. Kami kan sibuk bekerja.

Orangtua dari balita ...
maafkan kami ya, Nak. Kami terpaksa menyerahkan
dan membesarkanmu hanya dengan pembantu di rumah
saat kamu masih balita. Kami kan sibuk bekerja.
Mau bagaimana lagi, daripada tidak ada yang menjaga?
Kami hanya ingin memastikan ada yang mengurus kebutuhanku.
Demi kamu sendiri.

Anak dari lansia
Maafkan kami ya, Pa-Ma. Kami terpaksa memakai jasa
pati jompo untuk menjaga Papa Mama. kami kan sibuk bekerja.
Mau bagaimana lagi, daripada tidak ada yang menjaga?
Kami hanya ingin pastikan ada yang mengurus kebutuhan Papa Mama. 
Demi Papa Mama sendiri.

Sungguh persaan ini haru melihat kelahiran anak kami
Oh ya Ustadz, apa yang harus kami lakukan setelah anak kami lahir?
harus kami lakukan setelah anak kami lahir?
Boleh bantu doakan? Boleh bantu guntingkan rambutnya?
Boleh bantu akikahkan? sekalian kalau sudah tubuh besar nanti,
tolong ajarkan Al Quran? karena kami kurang mengerti,
kami belum mempersiapkan ilmu mendidik anak kami.
Insyaa Allah bayaran bisa dibelakang.

Sungguh perasaan ini sedih ditinggalkan orangtua kami.
Oh ya Ustadz, boleh bantu kami mandikan orangtua kami? kafankan orang tua kami?
shalatkan orangtua kami?
kuburkan jenazah orangtua kami?
Sekalian nanti kalau sudah selesai tolong tahlilkan ya, orangtua kami?
karena kami kurang mengerti, 
kami belum siap ditinggalkan orangtua kami
InsyaaAllah, bayaran bisa dibelakang!

Itukah gambarkan masa depan nanti? na'udzulillah

oleh: Abah Ihsan

baca juga: 5 Cara Memperkenalkan Allah Kepada Anak
 

Parenting dan Anak Lainnya
Produk Pilihan

Paket Muhammad Teladanku (MUTE).

Detail
Rekomondasi Blog