Seputar Islam Sygma Daya Insani

Setelah Bersyukur Tapi Tidak Merasa Ditambah Nikmatnya ? Mungkin Anda Melupakan 5 Cara Ini

Setelah Bersyukur Tapi Tidak Merasa Ditambah Nikmatnya ? Mungkin Anda Melupakan 5 Cara Ini

Oleh administrator | Rabu, 30 November 2016 03:35 WIB | 27463 Views

Bagi seorang mukmin, ketiga nikmat tersebut wajib disyukuri kehadirannya sehingga ia termasuk ke dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur kepada Allah, setidaknya ada lima cara bersyukur:

Setelah Bersyukur Tapi Tidak Merasa Ditambah Nikmatnya ? Mungkin Anda Melupakan 5 Cara Ini

Bagi seorang mukmin, ketiga nikmat tersebut wajib disyukuri kehadirannya sehingga ia termasuk ke dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur kepada Allah, setidaknya ada lima cara bersyukur:
 
  1.  Meyakini bahwa segala sesuatu hanyalah milik Allah semata.
Hati kita jangan merasa memiliki atau dimiliki apapun kecuali oleh Allah. Apa yang kita punya sekarang hanya sekedar titipan yang suatu saat akan diambil oleh pemiliknya.
 
 
  1. Selalu memuji Allah dengan ucapan Alhamdulillah saat mendapatkan nikmat.
Imam Ja’far Shadiq pernah ditanya tentang batas minimal orang yang bersyukur, ia pun menjawab, “Paling tidak orang tersebut akan memuji-muji Allah atas segala nikmat yang diperolehnya, baik itu nikmat keluarga maupun nikmat harta…”
 
 
  1. Manfaatkan nikmat yang ada sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah apabila kita tidak menggunakan karunia dari Allah untuk sesuatu yang diridhaiNya. Misal, Allah menganugerahi kita mata. Bukti rasa syukur kita teradap karunia mata tersebut adalah dengan menggunakan mata tersebut untuk kebaikan, membaca Al Quran, menelaah ilmu dan melihat kebesaran Allah.
 

Lebih jauh, Ibnu Qudamah mengatakan, “Mensyukuri nikmat mata adalah dengan menyembunyikan cacat saudaramu yang engkau lihat, sedangkan mensyukuri nikmat telinga adalah dengan menyembunyikan segala kecacatan saudaramu yang telah engkau dengar”
 
 
  1. Berterima kasih kepada orang-orang yang menjadi jalan nikmat dan kebaikan.
Bukankah yang paling bersyukur kepada Allah adalah yang paling banyak berterima kasih kepada manusia? Dengan kata lain, ahli syukur itu sangat tahu balas budi. Dalam hadist disebutkan “Tidaklah bersyukur kepada Allah orang yang tidak tahu berterima kasih kepada sesame manusia” - HR Ahmad
 
 
  1. menceritakan nikmat tersebut kepada orang lain.
Tujuannya bukan untuk pamer, melainkan agar orang ingat kepada Allah. “… terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)” QS Adh Dhuha 93:11)
 

Semoga kita menjadi hamba-hamba yang mampu meneladani Allah sebagai asy syakur dengan menjadi ahli syukur.
 

Produk Pilihan

Paket Muhammad Teladanku (MUTE).

Detail
Rekomondasi Blog