Tips Menarik Sygma Daya Insani

Tips Mengenalkan Buku Sejak Usia 0 sampai 12 Bulan

Tips Mengenalkan Buku Sejak Usia 0 sampai 12 Bulan

Oleh ida ayu | Senin, 02 Oktober 2017 11:35 WIB | 46483 Views

Anda takut bayi tidak paham buku yang dibacakan, atau buku anda takut rusak oleh anak anda ? namun anda tertarik untuk coba memperkenalkan buku kepada bayi mungil Anda? Coba tips berikut untuk menjadikannya kegiatan menyenangkan dan rutinitas baru mulai hari ini.

Beberapa kali diskusi dengan beberapa teman tentang mengenalkan buku sejak anak berusia 0 tahun, maka komentar yang sering terdengar adalah : "Nanti aja deh beli bukunya, sayang masih kecil kan belum ngerti" ada lagi pendapat yang lain "Buku mahal sayang nanti disobek, anak saya suka banget nyobek buku".

Anda takut hal di atas terjadi namun anda tertarik untuk coba memperkenalkan buku kepada bayi mungil Anda? Coba tips berikut untuk menjadikannya kegiatan menyenangkan dan rutinitas baru mulai hari ini.

Usia 0

Tahukah Anda, mengenalkan buku dapat mulai sejak bayi dilahirkan, lho! Caranya tentu saja dengan mendongeng atau melafalkan beberapa sajak anak (nursery rhymes) yang menarik. Tak perlu panjang, gunakan kata-kata yang mudah diingat, atau kreasikan dengan suara Anda menjadi lagu nina bobo pengantar tidur.

Usia 4 bulan

Pada usia ini, bayi akan mulai dapat memberikan respons dan ekspresi senang seperti tersenyum dan tertawa terhadap apa yang dilihat dan didengarnya. Anda dapat menambahkan gestur atau permainan mimik wajah pada cerita yang Anda berikan padanya.

Selain itu, pada masa 4-6 bulan, bayi akan mulai bereksplorasi dengan mencoba menyentuh, menggenggam, menggigit, dan memasukkan barang-barang ke mulutnya. Anda dapat memanfaatkan fase ini dengan memberikan buku untuk dipegangnya pertama kali. Pilihlah buku yang terbuat dari kain lembut (cloth book) atau akrab juga disebut sebagai buku bantal. Utamakan bahan yang cukup kuat sehingga tahan dari gigitan atau bahkan lemparan Si Kecil.

Memasuki usia 6-9 bulan

Bayi akan mulai mengocehkan kata-kata pertamanya. Sesi membaca akan menjadi lebih hidup. Pangkulah anak Anda dan biarkan ia mengoceh mengikuti kata-kata yang Anda ucapkan. Biarkan ia belajar menjadi pembuka halaman untuk merangsang kemampuan motoriknya. Di sini Anda dapat mulai mengganti buku menjadi buku karton (board books) untuk memudahkan anak membuka-tutup halamannya dengan mantap.

Di usia 9-12 bulan

Bayi akan lebih aktif bergerak secara fisik seiring dengan kemampuannya belajar berdiri dan berjalan. Membaca buku sambil memperagakan beberapa adegan sederhana, dapat Anda coba. Selain itu, mulailah sering menunjukkan gambar-gambar pada buku dan minta anak menirukannya. Gambar akan lebih menarik perhatian anak dan membuatnya lebih mudah diingat. Anda dapat mencoba buku-buku yang disertai bunyi-bunyian untuk memperkaya hiburan sesi membaca Anda. Selain itu, dukungan audio akan membuat anak tidak mudah jenuh karena ada hal baru yang bisa diuliknya.

Setelah melewati usia 1 tahun, anak akan mulai membangun kemandiriannya dan mencoba untuk memegang buku sendiri. Seringkali ia memiliki buku atau cerita favorit yang akan ia minta bacakan setiap kali Anda bersamanya. Sebaiknya, saat ia sudah berada pada rentang usia ini, Anda telah memiliki kebiasaan atau jadwal membaca yang rutin dan teratur.

Penulis : Ratih Arawinda 

sumber: keluarga.com

Tips Menarik Lainnya
Produk Pilihan

Paket 64 Sahabat Teladan Utama (64 ST.

Detail
Rekomondasi Blog