Kisah Hikmah Sygma Daya Insani

Kisah Nyata Pelaku Riba: ???Riba Penyelamat Keluargaku???

Kisah Nyata Pelaku Riba: ???Riba Penyelamat Keluargaku???

Oleh Titik Ismalia | Jum'at, 14 Juli 2017 09:13 WIB | 129560 Views

Bapakku dulu Pelaku riba bahkan sampai sekarang, masih ada hutang di bank. (InsyaAllah, sudah taubat & tidak akan diulangi lagi) Dulu, awal pinjem hutang ke Bank (yang mengaku merakyat) ini hanya 2 juta.

Bapakku dulu Pelaku riba bahkan sampai sekarang, masih ada hutang di bank. (InsyaAllah, sudah taubat & tidak akan diulangi lagi) Dulu, awal pinjem hutang ke Bank (yang mengaku merakyat) ini hanya 2 juta.

Sekitar tahun 2002/2003. Seingatku untuk membayar sekolah kakak. Lunas, tanpa mundur pembayaran, dipercaya sama Bank tersebut. Lantas, tahun 2007 ambil hutang lagi untuk sekolah ku, sekitar beberapa juta (lupa nominal pastinya). Lunas, tanpa mundur pembayaran, dipercaya sama Bank tsb.

Sekian tahun kemudian, ambil hutang lagi 20 juta. Untuk membayar motor kakak dan keperluan lain. Lunas, tanpa mundur pembayaran, dipercaya sama Bank tsb. Sekian tahun kemudian, ambil hutang 30 juta. Untuk pembayaran ini-itu, ikut disisipin hutang oleh saudara, dan buat perbaikan bangunan rumah.

Pembayaran nyicil 3 tahun, nominal yang harus dikembalikan sekitar 53juta an (dari nilai pinjaman 30 juta) Lunas, tanpa mundur pembayaran, dipercaya sama Bank tsb. Akhirnya, maret tahun 2016 kemarin, Bapak bisa ambil pinjaman di Bank tsb dengan 2 macam pinjaman diwaktu yang sama.

Nilai nya sebesar 25 juta, dan pinjaman satunya 60 juta. Loh, kok bisa? Ya jelas bisa, karena track record bapak yang sejak dulu bisa menyicil hutang nya tanpa ada telat. Juga jaminan rumah bapak yang letaknya lumayan strategis (jika dijual nilai nya ratusan juta) + bapak punya usaha Jahitan di rumah yang ramai.

Faktor-faktor diatas yang akhirnya memudahkan Bank tersebut meng-Acc pinjaman hutang bapak (dobel pinjaman). Terus tiap bulan setoran nya berapa? Ga usah ikutan mikir, pokok e buanyaak buanget. Saya aja gak sanggup hehe. Itu aja, masih 1 bank. Belum lagi yang BKM milik kelurahan, leasing motor yang punya ponakan bapak (nama bapak dipinjam), dan tritikan kecil-kecil lain nya. Pusiiing, sangat pusiiing.

Bapak kerja gak pernah kenal istirahat. Sebelum subuh dah bangun dah kerja, setelah isya' masih kerja. Bahkan, kalian dah molorr mimpi indah, bapak ku masih kerja. Demi apa? Demi untuk memenuhi kebutuhan hidup + bayar Hutang Bank. (Padahal, LABA BERSIH bapak tiap bulan itu bisa diatas 2 juta, cuma buat bayar bank ajah)

Saya di ingatkan oleh seorang ustadz terapis ruqyah (saat ruqyah anak saya) bahwa "RIBA itu umumnya bisa menimbulkan penyakit & gangguan di sekitar PERUT, bahkan bisa juga gangguan ke RAHIM" Ayooo... Buruan tutup pintu celah RIBA kita.. Naah, masih mau nyoba-nyoba lagi ngeRIBAnget ??? Kalau kami mah ogah... Na'udzubillahi min dzalik. Salam Indonesia bebas RIBA,

?? Bunda ASA ??
 

Kisah Hikmah Lainnya
Produk Pilihan

Paket 64 Sahabat Teladan Utama (64 ST.

Detail
Rekomondasi Blog