Kisah Hikmah Sygma Daya Insani

Kebun Kurma Abu Dahdah di Surga

Kebun Kurma Abu Dahdah di Surga

Minggu, 03 Februari 2019 13:57 WIB | 79108 Views

Abu Dahdah berkata: ???Sesungguhnya aku meminjamkan kepada Tuhanku kebun milikku.???

Kebun Kurma Abu Dahdah di Surga . . . Abu Dahdah adalah seorang petani kurma sukses. Dia memiliki kebun kurma yang berisikan sekitar 600 pohon kurma. Setiap kali panen, tak terkira betapa melimpah hasil yang ia dapatkan. Nama Beliau adalah Abu Dahdah bin Tsabit bin Dahdah atau Dahdah bin Na'im bin Ghanam bin Iyas. Merupakan salah seorang pemimpin kaum Anshar. Ia adalah sahabat yang mulia. Abu Dahdah merupakan pejuang Islam dan pengikut Rasulullah SAW. Istrinya, Ummu Dahdah al-Anshariah dikenal sebagai perempuan yang mengutamakan kenikmatan kekal di akhirat daripada kenikmatan fana di dunia. Mereka masuk Islam sewaktu Mush'ab bin Umair RA datang ke Madinah. Mush'ab datang sebagai utusan Rasulullah SAW yang menyeru penduduk Madinah untuk memeluk agama Islam. Diriwayatkan bahwa Abu Dahdah meninggal dunia dalam perang Uhud. Jabir bin Samurah menceritakan: ???Kami bersama Rasulullah shallallahu ???alaihi wasallam mengiringi jenazah Abu Dahdah, beliau berada di atas kudanya sedang kami berjalan di sekelilingnya.??? Seorang lelaki dari suatu kaum berkata: ???Lalu Nabi shalallahu ???alaihi wasallam bersabda: ???Betapa banyak tangkai-tangkai kurma yang menggantung di syurga untuk Abu Dahdah.??? Bagaimana bisa ada tangkai-tangkai kurma yang menggantung di Surga untuk Abu Dahdah ? Nampaknya hal itu terkait dengan peristiwa yang terjadi beberapa tahun sebelumnya Kala Abu Dahdah Menyedekahkan Kebun Kurmanya untuk kepentingan Fi Sabilillah. Ada dua riwayat tentang sedekah kebun kurma tersebut. Riyawat pertama adalah sebagai berikut : Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas???ud, dia berkata: Ketika diturunkan ayat ???Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (membelanjakan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya.??? (Al-Baqarah: 245) Maka Abu Dahdah Al-Ansari berkata: ???Wahai Rasulullah, apakah memang Allah menginginkan pinjaman dari kami???? Nabi shallallahu ???alaihi wasallam menjawab: ???Benar, Abu Dahdah.??? Abu Dahdah berkata: ???Wahai Rasulullah, hulurkan tanganmu.??? Maka Rasulullah shallallahu ???alaihi wasallam menghulurkan tangannya kepada Abu Dahdah. lalu Abu Dahdah berkata: ???Sesungguhnya aku meminjamkan kepada Tuhanku kebun milikku.??? Abdullah bin Mas???ud melanjutkan kisahnya bahawa di dalam kebun milik Abu Dahdah terdapat enam ratus pohon kurma, sedang isteri dan anak-anaknya tinggal di dalam kebun itu. Maka Abu Dahdah datang ke kebunnya dan memanggil isterinya: ???Hai Ummu Dahdah.??? Ummu Dahdah menjawab: ???Labbaik!??? Abu Dahdah berkata: ???Keluarlah kamu, sesungguhnya aku telah meminjamkan kebun ini kepada Tuhanku.??? (Tafsir Ibnu Katsir, juz 2, hlm. 644-645) Dalam riwayat lain, Anas bin Malik berkata: ???Ada seorang lelaki (anak yatim) berkata: ???Wahai Rasulullah, si fulan memiliki pohon kurma yang tumbuh di kebunku yang aku usahakan. Tolong, perintahkan dia agar memberikannya padaku sehingga aku dapat menyempurnakan kebunku itu.??? Maka Nabi shallallahu ???alaihi wasallam bersabda (kepada si fulan): ???Berikan saja pohonmu, dan (dijamin) bagimu pohon kurma di syurga.??? Sayangnya dia menolak. Lalu Abu Dahdah (yang mengetahui peristiwa itu) mendatangi pemilik pohon itu dan berkata: ???Tukarlah pohon kurmamu dengan (seluruh) kebunku???, dan akhirnya orang itu bersetuju. Maka Abu Dahdah mendatangi Nabi shallallahu ???alaihi wasallam dan berkata: ???Wahai Rasulullah, telah aku tukar pohon kurmanya dengan kebunku.??? Rasulullah lantas bersabda: ???Dan sekarang berikan pohon kurmamu kepadanya (anak yatim) kerana aku telah memberikan (jaminan) pohon kurma syurga padamu.??? Lantas Rasulullah shallallahu ???alaihi wasallam bersabda: ???Berapa banyak pohon kurma yang Abu Dahdah nikmati di syurga kelak.??? Rasulullah mengucapkannya berulang kali.??? Anas bin Malik berkata: ???Kemudian Abu Dahdah mendatangi isterinya dengan berkata: ???Wahai Ummu Dahdah, keluarlah dari kebun, aku telah menukarnya dengan pohon kurma di syurga.??? Ummu Dahdah lalu berkata: ???Sungguh beruntung perniagaan ini???, atau dengan kalimah yang semisalnya.??? (Musnad Ahmad, no. 12025) . . . Terlepas dari riwayat mana yang paling tepat, tetapi kedua riwayat tersebut menggambarkan betapa besarnya Infaq Abu Dahdah. Kebun yang berisi sebanyak 600 pohon kurma beliau sedekahkan untuk mengharapkan Ridha Allah SWT dan Allah pun membalasnya dengan menyediakan baginya kebun kurma di surga. Tentunya, kebun kurma yang Allah berikan di surga jauh lebih baik dan lebih banyak dibandingkan apa yang telah Abu Dahdah sedekahkan di dunia. Betapa beruntungnya Engkau Wahai Abu Dahdah. Sumber : SirahPedia bit.ly/OneDayOneSirohWAG

Produk Pilihan

Paket 64 Sahabat Teladan Utama (64 ST.

Detail
Rekomondasi Blog